Ilustrasi pendukung untuk artikel ini.
“Laporannya beda dengan hitungan saya” hampir selalu bukan salah hitung — melainkan beda definisi atau beda cakupan antara hitungan manual dan laporan. Telusuri berurutan; selisih biasanya ketemu di salah satu titik ini.
Urutan pengecekan
- Filter periode. Rentang tanggal laporan sama persis dengan rekap manual Anda? Selisih satu hari di awal/akhir periode adalah penyebab nomor satu.
- Channel pembayaran. Rekap manual sering hanya menghitung kas laci; laporan menghitung semua channel (rekening, e-wallet). Bandingkan cakupan yang sama.
- Transaksi retur. Retur mengoreksi pendapatan dan stok. Rekap manual yang tidak mengurangkan retur akan selalu lebih besar.
- Piutang dan utang. Penjualan tempo tercatat sebagai pendapatan meski uangnya belum masuk — sementara catatan manual biasanya baru mencatat saat uang diterima. Ini beda definisi, bukan beda angka.
- HPP (modal barang terpakai). Laba di laporan sudah dikurangi modal per batch yang benar-benar terpakai; hitungan manual biasanya memakai modal patokan.
- Tanggal pembayaran vs tanggal transaksi. Arus kas mengikuti kapan uang berpindah — nota kemarin yang dibayar hari ini masuk kas hari ini.
Gunakan drill-down, bukan asumsi
Bila tersedia, buka transaksi sumber dari angka yang diragukan. Membandingkan satu-dua transaksi konkret jauh lebih cepat daripada memperdebatkan totalnya — dan biasanya langsung menunjukkan definisi mana yang berbeda.
Kalau selisihnya nyata
Setelah enam pengecekan di atas cocok tetapi angka tetap berbeda, barulah layak dilaporkan ke support — sertakan periode, laporan yang dimaksud, dan contoh transaksi yang mencurigakan. Cara membaca tiap laporan ada di tutorial laporan keuangan lite.