Fitur
Pelanggan bisa cek status sendiri, tanpa chat berulang.
“Sudah jadi belum, bang?” — chat yang sama masuk lima kali sehari. Bukan karena pelanggan tidak sabar, tapi karena mereka tidak punya cara lain untuk tahu. Setiap pertanyaan itu memutus konsentrasi teknisi dan menyita waktu CS untuk hal yang seharusnya bisa dijawab sendiri oleh pelanggan.
Automan memberi setiap unit servis kode lacak, QR, dan link yang bisa dibuka pelanggan kapan saja — tanpa login, tanpa harus bertanya. Status lahir langsung dari alur servis yang berjejak, jadi yang dilihat pelanggan selalu terkini.
Halaman lacak publik: pelanggan melihat status terkini unitnya sendiri.
Tiga cara pelanggan melacak
- Kode lacak — kode singkat yang dicetak di nota tanda terima.
- QR code — cukup dipindai dari nota untuk langsung membuka halaman status.
- Link WhatsApp — tautan yang terkirim otomatis dan bisa diklik langsung.
Toko yang mengatur apa yang terlihat
Transparansi bukan berarti membuka semua data. Lewat toggle tampilan, toko menentukan informasi apa saja yang tampil ke pelanggan — misalnya status dan estimasi selesai — tanpa membuka detail internal seperti margin atau catatan teknisi. Anda memberi kejelasan yang pelanggan butuhkan, sambil menjaga yang bersifat internal tetap privat.
Terhubung otomatis lewat WhatsApp
Halaman lacak jadi paling berguna saat pelanggan tidak perlu memintanya. Dengan menyisipkan variabel %URLTRACK% ke template WhatsApp, link lacak terkirim sendiri begitu unit diterima atau statusnya berubah. Pelanggan tenang karena selalu tahu, dan toko tenang karena tidak lagi dihujani pertanyaan yang sama.
Kenapa ini terasa untuk toko yang ramai
Satu toko yang sibuk bisa menerima puluhan pertanyaan status per hari. Mengalihkannya ke halaman lacak mandiri bukan sekadar menghemat waktu — itu membuat teknisi bisa fokus mengerjakan, CS bisa melayani hal yang benar-benar butuh manusia, dan pelanggan merasa toko Anda terorganisir. Kesan profesional yang kecil, tapi terasa.
FAQ
Bagaimana pelanggan melacak servisnya?
Apakah semua data servis terlihat oleh pelanggan?
Bisa dikirim otomatis lewat WhatsApp?
Sudah punya masalah yang jelas?
Lihat demo alur yang paling relevan: servis, retur, stok, WhatsApp, atau laporan.