Ilustrasi pendukung untuk artikel ini.
Masalahnya
Part copotan dari unit bekas atau mati sering dipakai “sambil jalan”: dipasang ke unit pelanggan tanpa pernah tercatat sebagai stok. Nilainya tidak ada di pembukuan, pemakaiannya tidak meninggalkan jejak — untung-ruginya tidak pernah terlihat.
Tipsnya
Perlakukan part kanibal seperti stok sungguhan: punya identitas, punya asal (dari unit apa dicopot), dan dipakai lewat alur servis yang sama seperti sparepart beli.
Langkah praktis
- Saat mencopot part yang masih layak, masukkan sebagai stok kanibal.
- Beri identitas: jenis part, asal unit, kondisi.
- Saat dipakai, keluarkan lewat alur servis biasa — bukan diambil diam-diam dari laci.
- Cek riwayat stok berkala: part kanibal ikut terlihat pergerakannya.
Kapan dipakai
Toko yang sering mengambil part dari unit rusak/bekas — praktik yang umum dan sah, asal tercatat. Yang merusak bukan kanibalnya, tetapi tidak adanya catatan.