Cara Import Produk dan Stok dari Excel
Ilustrasi pendukung untuk artikel ini.
Tutorial ini untuk migrasi data awal: toko yang sudah punya daftar produk dan stok di Excel/spreadsheet dan tidak mau mengetik ulang.
Prinsip yang menghemat banyak air mata: bersihkan di Excel, bukan setelah masuk. Duplikat, format angka, dan nama yang tidak konsisten jauh lebih mudah dibereskan di spreadsheet daripada dikoreksi satu-satu setelah menjadi data master. Dan karena import mengubah banyak data sekaligus — backup dulu, selalu.
Catatan
Screenshot UI untuk tutorial ini menyusul. Panduan tetap bisa diikuti lewat nama menu, tombol, dan field yang disebutkan di setiap langkah.
Yang perlu disiapkan
- Template import dari aplikasi.
- Data produk yang sudah dibersihkan (tanpa duplikat SKU/nama).
- Backup dibuat sebelum import besar.
Langkah-langkah
-
Download template import
Selalu mulai dari template terbaru dari aplikasi — jangan memakai file lama yang kolomnya mungkin sudah berubah.
-
Isi data sesuai kolom template
SKU, nama produk, kategori, merek, satuan, dan stok awal. Isi hanya kolom yang diminta template.
-
Bersihkan duplikasi dan format angka
Satu produk satu baris; SKU/nama tidak boleh dobel. Pastikan kolom angka benar-benar angka (bukan teks berpemisah ribuan).
-
Upload file
Lewat menu Import & Export Data, unggah file yang sudah rapi.
-
Baca hasil validasi
Sistem menampilkan baris yang bermasalah beserta alasannya — jangan lewati bagian ini.
-
Perbaiki error bila ada
Betulkan di file Excel, lalu upload ulang. Lebih murah memperbaiki sebelum masuk daripada mengoreksi setelah tercampur.
-
Cek produk dan stock card setelah import
Buka beberapa produk secara acak: nama benar, satuan benar, stok awal masuk sebagai batch di kartu stok.
Hasil akhir
Data produk dan stok awal berpindah dari Excel ke Automan dengan hasil yang tervalidasi — tanpa mengetik ulang satu per satu.
Kalau ada kendala
Kolom tidak cocok saat upload
Download ulang template terbaru dan pindahkan data ke sana; jangan menambah/mengubah kolom sendiri.
Produk dobel setelah import
Bersihkan SKU/nama duplikat di Excel sebelum import — dedup lebih sulit dilakukan setelah data masuk.
Stok awal belum yakin benar
Import data minimum dulu, lalu lakukan stok opname untuk mencocokkan dengan fisik.