Cara Retur Servis di Automan
Ilustrasi pendukung untuk artikel ini.
Tutorial ini untuk kasir/owner saat ada barang balik dari transaksi servis — sparepart bermasalah, hasil servis dikomplain, atau kesepakatan berubah.
Dua hal yang membuat retur di Automan aman diikuti: retur selalu menunjuk transaksi asal (tidak ada hapus-buat-ulang), dan keputusan yang harus diambil kasir dibatasi jelas — item mana, kondisinya apa, kompensasinya bagaimana. Perhitungan nilai dan statusnya biar sistem yang mengerjakan.
Catatan
Screenshot UI untuk tutorial ini menyusul. Panduan tetap bisa diikuti lewat nama menu, tombol, dan field yang disebutkan di setiap langkah.
Yang perlu disiapkan
- Transaksi servis asal tersedia di sistem.
Langkah-langkah
-
Buka menu Repair → Retur
Retur servis dicatat sebagai transaksi sendiri — bukan dengan mengedit atau menghapus nota asal.
-
Pilih transaksi servis asal
Retur selalu menunjuk nota asalnya, supaya nilai dan riwayatnya tersambung.
-
Pilih item yang diretur
Tandai jasa/sparepart yang dikembalikan; qty tidak bisa melebihi sisa yang boleh diretur.
-
Tentukan kondisi barang
Restock (layak kembali ke stok), Damaged (masuk pool stok rusak — bisa lanjut jadi klaim supplier), atau Loss (hangus).
-
Tentukan kompensasi
Refund, atau ganti barang identik (same-product) sesuai aturan. Pada nota belum lunas, nilai retur memotong sisa utang lebih dulu — refund hanya untuk kelebihannya.
-
Simpan retur
Sistem menghitung ulang status pembayaran nota asal secara otomatis.
-
Cek stok, status pembayaran, dan catatan transaksi asal
Pastikan stok bergerak sesuai kondisi yang dipilih dan status nota asal sudah dihitung ulang.
Hasil akhir
Barang balik tercatat sebagai transaksi retur yang menunjuk nota asal; stok, utang/piutang, dan laporan terkoreksi lewat jalur yang bisa ditelusuri.
Kalau ada kendala
Qty retur ditolak
Qty tidak bisa lebih besar dari sisa yang boleh diretur pada transaksi asal — cek retur sebelumnya di nota yang sama.
Barang pengganti tidak bisa dipilih bebas
Memang disengaja: pengganti harus produk yang sama (same-product) supaya harga modal dan laporan tetap akurat.
Tutorial terkait
- Artikel
Retur adalah Ujian Sistem Servis yang Sebenarnya
Kenapa retur layak diperlakukan sebagai transaksi kelas satu.
- Artikel
Nota Belum Lunas lalu Ada Retur: Catatan Keuangan Harus Bagaimana?
Alur potong-utang-dulu dijelaskan dengan contoh.
- Tutorial
Cara Retur Pembelian dan Klaim Supplier
Kelanjutan barang damaged: klaim garansi ke supplier.