Cara Retur Servis di Automan

Tingkat Menengah Peran Kasir, Owner Modul Repair Management, Returns, Inventory, Reports
Diperbarui

Ilustrasi: Cara Retur Servis di Automan Ilustrasi pendukung untuk artikel ini.

Tutorial ini untuk kasir/owner saat ada barang balik dari transaksi servis — sparepart bermasalah, hasil servis dikomplain, atau kesepakatan berubah.

Dua hal yang membuat retur di Automan aman diikuti: retur selalu menunjuk transaksi asal (tidak ada hapus-buat-ulang), dan keputusan yang harus diambil kasir dibatasi jelas — item mana, kondisinya apa, kompensasinya bagaimana. Perhitungan nilai dan statusnya biar sistem yang mengerjakan.

Catatan

Screenshot UI untuk tutorial ini menyusul. Panduan tetap bisa diikuti lewat nama menu, tombol, dan field yang disebutkan di setiap langkah.

Yang perlu disiapkan

  • Transaksi servis asal tersedia di sistem.

Langkah-langkah

  1. Buka menu Repair → Retur

    Retur servis dicatat sebagai transaksi sendiri — bukan dengan mengedit atau menghapus nota asal.

  2. Pilih transaksi servis asal

    Retur selalu menunjuk nota asalnya, supaya nilai dan riwayatnya tersambung.

  3. Pilih item yang diretur

    Tandai jasa/sparepart yang dikembalikan; qty tidak bisa melebihi sisa yang boleh diretur.

  4. Tentukan kondisi barang

    Restock (layak kembali ke stok), Damaged (masuk pool stok rusak — bisa lanjut jadi klaim supplier), atau Loss (hangus).

  5. Tentukan kompensasi

    Refund, atau ganti barang identik (same-product) sesuai aturan. Pada nota belum lunas, nilai retur memotong sisa utang lebih dulu — refund hanya untuk kelebihannya.

  6. Simpan retur

    Sistem menghitung ulang status pembayaran nota asal secara otomatis.

  7. Cek stok, status pembayaran, dan catatan transaksi asal

    Pastikan stok bergerak sesuai kondisi yang dipilih dan status nota asal sudah dihitung ulang.

Hasil akhir

Barang balik tercatat sebagai transaksi retur yang menunjuk nota asal; stok, utang/piutang, dan laporan terkoreksi lewat jalur yang bisa ditelusuri.

Kalau ada kendala

Qty retur ditolak

Qty tidak bisa lebih besar dari sisa yang boleh diretur pada transaksi asal — cek retur sebelumnya di nota yang sama.

Barang pengganti tidak bisa dipilih bebas

Memang disengaja: pengganti harus produk yang sama (same-product) supaya harga modal dan laporan tetap akurat.