Fitur

Sistem yang tetap rapi saat transaksi tidak mulus.

Transaksi lancar mudah dicatat — semua aplikasi bisa. Ujian yang sebenarnya datang justru saat keadaan tidak ideal: barang kembali, nota belum lunas, sparepart rusak, klaim supplier tertunda, atau nota harus diralat. Di titik inilah banyak aplikasi “sederhana” menyerah dan menyuruh kasir “atur sendiri” — dan dari situ stok, piutang, serta laporan mulai diam-diam salah.

Automan menangani kasus itu lewat retur servis, retur penjualan, retur pembelian, stok rusak, klaim garansi supplier, auto-potong-utang, void, dan ralat berjejak. Tujuannya bukan sekadar memperbaiki nota, tetapi menjaga stok, kas, piutang, utang, dan laporan tetap masuk akal setelah koreksi.

Empat jalur retur dalam satu sistem

  • Retur servis — barang servisan dikembalikan; biaya, sparepart, dan status unit disesuaikan mengikuti alur servis.
  • Retur penjualan — pelanggan mengembalikan barang; stok bertambah kembali dan nilainya menyesuaikan piutang atau kas.
  • Retur pembelian — Anda mengembalikan barang ke supplier; stok berkurang dan utang ke supplier ikut terpotong otomatis.
  • Stok rusak & klaim supplier — part cacat masuk pool Stok Rusak, lalu diklaim ke supplier dengan bukti asal barang.

Karena keempatnya menyesuaikan stok, kas, dan utang-piutang secara otomatis, Anda tidak perlu mencatat ulang di tempat lain — dan laporan tetap konsisten.

Alur retur Automan memotong utang lebih dulu sebelum menjadi refund Retur pada nota belum lunas: nilai retur memotong sisa utang dulu, sisanya baru refund.

Retur pada nota yang belum lunas

Ini kasus yang paling sering bikin kasir bingung. Pelanggan mengembalikan barang, padahal notanya belum lunas. Di aplikasi biasa, kasir harus mengira-ngira: potong utangnya, atau kembalikan uang?

Automan menyelesaikannya dengan aturan yang konsisten: nilai retur memotong sisa utang lebih dulu. Kalau masih ada kelebihan, barulah menjadi refund tunai. Status “Lunas / Belum Lunas” pada transaksi asal dihitung ulang otomatis. Kasir tidak menebak, dan angka piutang toko tetap benar.

Stok rusak & klaim garansi supplier

Part yang rusak bukan berarti langsung rugi. Selama asal pembeliannya tercatat lewat inventori sparepart, part cacat bisa masuk Stok Rusak dan diklaim ke supplier. Automan menyimpan asal barang (batch pembelian) dan status klaim, sehingga part rusak punya jalur pemulihan — bukan sekadar hilang dari rak dan dianggap “ya sudahlah”.

Ralat yang berjejak, bukan hapus diam-diam

Kesalahan input pasti terjadi. Bedanya, Automan tidak menyediakan tombol “hapus” yang menghilangkan jejak. Koreksi dilakukan lewat alur ralat yang menyimpan riwayat — apa yang diubah, dari nilai apa ke apa, dan oleh siapa. Dipadukan dengan hak akses & audit, owner bisa memperbaiki kesalahan tanpa membuka celah kecurangan.

Kenapa ini menentukan kepercayaan pada laporan

Toko bisa terlihat rapi selama semua transaksi mulus. Masalahnya, keadaan tidak mulus itu yang menentukan apakah laporan bisa dipercaya. Retur yang cuma dicoret di nota membuat stok dan piutang perlahan meleset, dan di akhir bulan angka laporan tidak lagi cocok dengan isi laci. Dengan retur, klaim, dan ralat yang berjejak, setiap koreksi mengalir rapi ke akuntansi toko servis — sehingga laporan tetap layak dipakai mengambil keputusan. Lihat demo retur untuk melihat alurnya langsung.

FAQ

Apa yang terjadi jika ada retur pada nota belum lunas?
Nilai retur otomatis memotong sisa utang lebih dulu. Jika masih ada kelebihan, barulah menjadi refund. Status transaksi asal dihitung ulang mengikuti alur — tanpa rekap manual.
Apakah part rusak langsung menjadi rugi?
Tidak harus. Part rusak yang masih bisa diklaim masuk ke Stok Rusak, lalu diklaim ke supplier lewat alur klaim garansi. Asal barang dan proses klaim tercatat, jadi part rusak tidak otomatis menjadi kerugian diam-diam.
Retur jenis apa saja yang didukung?
Empat jalur: retur servis (barang servisan dikembalikan), retur penjualan (pelanggan mengembalikan barang beli), retur pembelian (Anda mengembalikan ke supplier), serta stok rusak dan klaim garansi supplier. Semuanya menyesuaikan stok, kas, dan utang-piutang secara otomatis.
Kalau ada nota salah, kenapa tidak dihapus saja?
Karena menghapus transaksi menghilangkan jejak dan membuka celah kecurangan. Automan memakai alur ralat yang menyimpan riwayat perubahan, sehingga koreksi tetap bisa dilakukan tanpa menghapus bukti — owner tahu apa yang diubah dan oleh siapa.

Sudah punya masalah yang jelas?

Lihat demo alur yang paling relevan: servis, retur, stok, WhatsApp, atau laporan.